Secangkir Kopi Untukmu

0 4.700

Jika suatu hari nanti aku berkata bahwa pagi ini kamu yang paling pertama kali aku cari. Aku tidak berbohong tentang itu. Jika kau bertanya siapa yang paling aku cinta hari ini, kamu akan mendengarkan detak jantungku yang malu-malu mengeja namamu. Jika suatu hari nanti kamu bertanya kenapa aku memilihmu meski kamu merasa tidak sebaik yang aku kira.

Kamu keliru menilai hatiku. Bukan aku yang memilihmu, tapi hati yang terlanjur jatuh dan tumbuh seiring perjalanan denganmu. Maka berhentilah dalam kebingungan, sebab kecemasan yang sedang kamu buat justru membuat perasaanmu bergetar. Kamu hanya takut kehilangan. Padahal aku sekarang tepat berada dalam pelukanmu.

Katamu kita tidak bisa mengandalkan cinta untuk hidup. Kamu salah, justru kita tidak bisa hidup tanpa cinta. Bukankah tuhan menganugerahi cinta sebagai pelipur lara. Karenanya kita mengerti hati masing-masing, karenanya kita bertemu disebuah tempat yang masih asing. Karenanya kamu dan aku tidak lagi sendiri tapi satu.

Celahmu akan dianggap sempurna oleh hati yang memang ditakdirkan untukmu.

Agus Setiyo Budi Makhluk Surga yg terdampar di Bumi :V

Berhentilah berpikir bahwa kamu belum mampu. Sedangkan disini, disudut malam aku selalu memujimu kepada sang pencipta, bahwa kamu mampu menjadi pelengkap hati. Perlukah aku membuat alasan yang bisa membuat kepercayaan dirimu bangkit kembali? Kurasa kamu tak butuh itu, sebab tuhan sudah memberimu kemampuan tuk menjadi nomor satu. Mungkin kamu akan selalu bertanya-tanya “kenapa seorang naif sepertiku masih terlalu percaya pada keajaiban tuhan?

Bukankah dia menghadirkanmu, dan aku tidak pernah merasa lelah melayanimu sebagai hati. Bukankah tuhan sangat bijaksana. Maka jika kamu masih ragu kenapa aku masih menerimamu dengan segala keterbatasanmu, kamu justru harus bersyukur karena tuhan hanya menghadirkan ketulusan disaat kurang tepat menurutmu namun sudah amat tepat menurutnya. Lalu, maukah kamu berjuang bersamaku? Walau mungkin aku tidak sehebat orang tua mu dalam membahagiakanmu dalam urusan perut maupun saat kamu lelah, tapi percayalah sebab aku tidak akan lelah untuk membuat rumahmu terasa betah.

Maka cintailah aku dengan kekuranganku, isi kurangku dengan kelebihanmu. Begitupun sebaliknya. Dan semoga semesta menjagamu sampai akhirnya kamu dan aku menjadi kita.

Leave A Reply

Your email address will not be published.